Minibus Carry Terbakar di Pasar Ngawen Blora, Begini Kronologisnya

BLORA, Lingkarjateng.id – Minibus Carry terbakar di depan Pasar Ngawen, Kabupaten Blora pada Jumat, 26 Januari 2024 sekira jam 07:30 WIB. Mobil berplat nomor K 1438 AE itu hangus menyisakan kerangkanya saja.

Kepala Polsek Ngawen, AKP Lilik Sukaryono, saat dikonfirmasi terkait minibus Carry terbakar di Pasar Ngawen itu menjelaskan bahwa kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

“Ya, benar. Dugaan karena konsleting listrik,” katanya.

Akibat kejadian tak terduga itu, sejumlah penumpang mengalami luka bakar hingga menjalani perawatan medis di Puskesmas Ngawen.

Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Ngawen, Satriyo Sulistyo Budhi, menjelaskan belum mengetahui kronologis pasti insiden minibus Carry terbakar di depan Pasr Ngawen pagi itu.

“Kejadian pasti kami belum tahu, namun informasi yang kami terima korban ada lima orang mengalami luka bakar. Kategori luka bakar ringan,” terang Satriyo.

Namun dia menerangkan menurut informasi yang diterima, sekira jam 07:00 WIB ada sebuah minibus berhenti di depan Pasar Ngawen dan muncul percikan api di bawah mobil. Semakin lama, kobaran api semakin membesar.

Penumpang pun merasa panik karena kobaran api kian membesar sehingga berhamburan menyelamatkan diri. Kendati begitu, penumpang mengalami luka akibat tersambar api.

Dia mengatakan bahwa korban dalam peristiwa ini semuanya adalah warga Kecamatan Todanan.

“Semua warga Kecamatan Todanan, Blora,” sambungnya.

Adapun identitas para korban insiden minibus Carry terbakar di depan Pasar Ngawen adalah sebagai berikut:

1. Gimin (56 tahun), warga Dukuh Kalijalin RT 04 RW 03, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

2. Murni Indrawati (31 tahun), warga Dukuh Kalijalin RT 04 RW 03, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

3. Frisca Aqila Qumairo (6 tahun), warga Dukuh Kalijalin RT 04 RW 03, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

4. Neisya Ainun Muntajah (1,5 tahun), warga Dukuh Kalijalin RT 04 RW 03, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

5. Nuripin (40) warga Dukuh Kalijalin Desa Tinapan Kecamatan Todanan, Blora. (Lingkar Network | Hanafi – Lingkarjateng.id)